1.
Posesif
Posesif adalah sifat dimana seseorang ingin mengatur dan
melarang orang lain demi untuk membuat pribadinya nyaman. Sifat tersebut kerap
disebut-sebut tindakkan yang egois bagi kebanyakkan wanita. Kenapa? Sometimes,
mereka akan berfikir “apakah lo bakal jadi pendamping hidup gue selamanya udah
berani ngatur hidup gue sedemikian rupa? Bahkan bokap gue aja gak kayak gini
banget.” Setelah itu tak sedikit dari mereka tumbang akan hubungannya. Tak
sedikit juga wanita yang tahan akan ke posesifan pria. Apalagi posesif dalam
hal-hal kecil yang wanita sukai misalkan hangout dengan temannya, gaya
berpakaiannya, tata cara merias wajahnya,bahkan mungkin cara ia berjalan.
Mereka tidak akan merasa nyaman. Pria mungkin berfikir untuk “hei wanitaku
jangan kau menarik perhatian pria lain untuk mendekatimu!” tapi ya! Kebanyakkan
wanita memanfaatkan kepercayaan pria yang sudah tak posesif dan seketika
membuatnya jadi posesif akan ulahnya sendiri.
2.
Overprotektif
Overprotektif adalah salah satu sifat
dimana seseorang mempunyai berjiwa ingin memiliki yang cukup tinggi bahkan
sangat. Biasanya mereka ini sangat memperhatikn tiap detail orang yang berarti
dalam hidupnya. Dia akan cepat marah jika orang tersebut sampai lalai akan
semua yang sudah diperingatkan olehnya. Biasanya seseorang dengan sifat
overprotektif mempunyai sifat lain yang menyatu yaitu sensitive. Makanya mereka
akan lebih cepat marah karena ke sensitifan tersebut. Mereka mungkin akan
seketika merasa tidak dihargai oleh anda dan merasa andalah orang yang tidak
penurut serta mereka akan cepat berfikir negative lagi dan lebih luas lagi
tentang anda. Namun bila seseorang tersebut mencintai anda, akan ada masa
dimana mereka merasa keterlaluan dengan sikap mereka sendiri. Untuk itu,
pelajarilah bagaimana cara anda untuk membuat orang tesebut memahami dirinya
sendiri.
3.
Egois
Egois adalah sifat wajar yang pasti dimiliki oleh seluruh
umat manusia. Biasanya orang yang mempunyai rasa egois yang tinggi adalah
mereka yang sukar menyadari sifat buruknya tersebut namun malah lebih sering
menyebut orang lain bersifat egois. Ketika orang yang disebut egois tersebut
melakukan penolakkan akan dirinya yang disebut egois, orang tersebut akan makin
membangkang seakan dirinya tidak lebih egois dari orang yang sudah ia sebut
egois tersebut. Egois sering sekali terjadi dikala mendapat suatu perdebatan.
Perdebatan dimana keduanya tidak ada yang ingin salah, kalah dan mengalah.
Suatu hubungan dapat mudah tumbang akan keegoisan. Keegoisan kemudian disusul
dengan rasa bersalah dan penyesalan. Saat mereka bertindak egois, emosi anda
akan susah anda control dengan diri anda. Karena perasaan anda sedang terdiam,
emosi diwajah andalah yang mengendalikan semuanya. Dan disaat semuanya sudah
semakin memburuk, anda akan datang dimasa dimana anda tersadar akan keegoisan
anda tersebut. Tak sedikit dari mereka yang mengalami penyesalan diakhir, dan
tak sedikit juga dari mereka yang menyesalinya dan kembali pada jalan yang
baik.
4.
Sabar
Sabar adalah sifat yang mulia yang tidak datang dengan
sendirinya tanpa kesadaran anda untuk mengkontrol diri anda sendiri.
Kebanyakkan rasa sabar ini banyak direndahkan dan dipermainkan oleh orang.
Karena kesabaran seseorang, mereka lalu berlaku seenaknya saja dengan orang
sabar tersebut, karena kesabaran seseorang, mereka lalu bertindak tidak adil,
karena kesabaran seseorang, mereka bertindak tanpa berfikir akan perasaan orang
sabar tersebut sebab, mereka akan jarang marah sering toleransi. Namun tahukah
kamu kesabaran seseorang itu memang tiada batas dikala orang itu tulus untuk
berlaku sabar namun sayangnya tak banyak orang tulus akan bertindak sabar.
Perhatikan perasaan dan hati seseorang yang telah bertindak sabar kepadamu.
Karena dibalik sabarnya, ada sejuta cara untuknya menahan rasa dan mengendalikan
dirinya sendiri untuk bersabar terhadap sika panda yang mungkin tak jarang
berlebihan hingga menyakitkan hatinya.
5.
Cinta
Cinta adalah sebuah anugerah yang datang dengan sendirinya
tanpa kita memintanya, tanpa harus digunakan suatu rekayasa, tanpa suatu alasan
yang pasti mengapa cinta itu dia. Cinta dapat mengubah segalanya. Orang jatuh
sakit karena patah hati dengan cintanya, orang bunuh diri karena cintanya,
orang menjadi pintar karena cinta, orang menjadi baik Karena cinta, buruk atau
baiknya cinta itu tergantung dengan siapa kau bercinta. Mencintai boleh saja,
namun jangan berlebihan. Karena sekali kau mencintai dengan berlebih, kau akan
merasakan sakit dan kecewa berlebih juga. Tapi bagaimana kita dapat
mengendalikan cinta berlebih itu untuk menguranginya? Tidak bisa! Hal itu
sangat mustahil. Mustahil jika seseorang itu memang pantas untuk dicintai
berlebih. Cara untuk mengubah kemustahilan tersebut adalah, kenali orang itu
lebih dalam dan temukan hal yang tidak anda sukai yang memungkinkan anda untuk
mengurangi rasa anda terhadapnya. Mungkin sesuatu hal kecil yang menandakan
ketidak cocokkan anda bersamanya atau hal kecil seperti sifat buruknya yang
kasar dan gemar menyakiti hati anda ataupun sifatnya yang tak dapat anda terima
lainnya. Sometimes seseorang akan lupa diri disaat dia cinta. Cinta tak lepas
dari suatu sifat tulus. Seseorang yang tulus, dia akan dengan senang hati
membahagiakan orang yang berarti dihidupnya. Seseorang yang tulus, dia akan
dengan mudah menuruti semua yang anda minta. Seseorang yang tulus, mereka tidak
akan dengan mudah membiarkan hubungan anda dengan dia tumbang hanya akan 1
masalah. Seseorang yang tulus, dapat kita lihat dari seberapa besar pengorbanan
dia untuk anda. Seseorang yang tulus, sering kali menangis karena ulah anda
yang menurutnya “Tolong jangan seperti itu. Itu tidak baik”. Namun ketulusan
seseorang ini kemudian menjadi hal yang tidak asing lagi dinamakan “Cinta yang
bodoh”. Bila ketulusan anda sudah mencapai titik akhir dari cinta anda tersebut
hingga anda tidak dapat mendefinisakan lagi seberapa rasa cinta anda
terhadapnya, disitu ada istilah “Cinta yang bodoh”. Menurut saya, istilah
tersebut sebenernya tidak ada. Dimana ketulusan itu ada, disitulah tulus bukan
bodoh. Hanya saja tak sedikit mereka merasa ketulusannya dipermainkan begitu
saja sehingga mereka merasa terinjak-injak, tak dihargai, diperlakukan
seenaknya, dan bahkan ada yang merasa “Saya ini cinta, tapi jangan bodohi saya
akan cintamu. Bagaimana mereka bisa berkata seperti itu? Hmmm… ketulusan palsu.
Ketulusan palsu dapat terlihat ketika anda melihat dirinya tidak memiliki sifat
setia. Karena seseorang yang tulus, akan melakukannya dengan penuh cinta dan
setia akan mencintai orang tersebut dan mereka tak lain telah memberikan 90%
bahkan lebih kehidupannya hanya untuk anda.
Jika anda telah menemukan seseorang yang tulus dengan anda,
jangan disia-siakan. Hargailah usaha dan cintanya, karena bila anda sampai
terlambat dan orang tersebut sudah bisa menilai ketulusannya menjadi “Cinta
yang bodoh”, disitu akan adan penyesalan yang mendalam dan berbekas mungkin
akan sulit untuk anda melupakannya. Sebab, orang seperti itu tidak akan pernah anda temukan lagi dihidup
anda, mungkin mirip tetapi tak akan sama sepertinya. – vsip 10.23am 14 june
2016 -