Thursday, 16 June 2016

Sifat Yang Ada Disetiap Orang Pacaran....

1.     Posesif
Posesif adalah sifat dimana seseorang ingin mengatur dan melarang orang lain demi untuk membuat pribadinya nyaman. Sifat tersebut kerap disebut-sebut tindakkan yang egois bagi kebanyakkan wanita. Kenapa? Sometimes, mereka akan berfikir “apakah lo bakal jadi pendamping hidup gue selamanya udah berani ngatur hidup gue sedemikian rupa? Bahkan bokap gue aja gak kayak gini banget.” Setelah itu tak sedikit dari mereka tumbang akan hubungannya. Tak sedikit juga wanita yang tahan akan ke posesifan pria. Apalagi posesif dalam hal-hal kecil yang wanita sukai misalkan hangout dengan temannya, gaya berpakaiannya, tata cara merias wajahnya,bahkan mungkin cara ia berjalan. Mereka tidak akan merasa nyaman. Pria mungkin berfikir untuk “hei wanitaku jangan kau menarik perhatian pria lain untuk mendekatimu!” tapi ya! Kebanyakkan wanita memanfaatkan kepercayaan pria yang sudah tak posesif dan seketika membuatnya jadi posesif akan ulahnya sendiri.
2.     Overprotektif
Overprotektif adalah salah satu sifat dimana seseorang mempunyai berjiwa ingin memiliki yang cukup tinggi bahkan sangat. Biasanya mereka ini sangat memperhatikn tiap detail orang yang berarti dalam hidupnya. Dia akan cepat marah jika orang tersebut sampai lalai akan semua yang sudah diperingatkan olehnya. Biasanya seseorang dengan sifat overprotektif mempunyai sifat lain yang menyatu yaitu sensitive. Makanya mereka akan lebih cepat marah karena ke sensitifan tersebut. Mereka mungkin akan seketika merasa tidak dihargai oleh anda dan merasa andalah orang yang tidak penurut serta mereka akan cepat berfikir negative lagi dan lebih luas lagi tentang anda. Namun bila seseorang tersebut mencintai anda, akan ada masa dimana mereka merasa keterlaluan dengan sikap mereka sendiri. Untuk itu, pelajarilah bagaimana cara anda untuk membuat orang tesebut memahami dirinya sendiri.
3.     Egois
Egois adalah sifat wajar yang pasti dimiliki oleh seluruh umat manusia. Biasanya orang yang mempunyai rasa egois yang tinggi adalah mereka yang sukar menyadari sifat buruknya tersebut namun malah lebih sering menyebut orang lain bersifat egois. Ketika orang yang disebut egois tersebut melakukan penolakkan akan dirinya yang disebut egois, orang tersebut akan makin membangkang seakan dirinya tidak lebih egois dari orang yang sudah ia sebut egois tersebut. Egois sering sekali terjadi dikala mendapat suatu perdebatan. Perdebatan dimana keduanya tidak ada yang ingin salah, kalah dan mengalah. Suatu hubungan dapat mudah tumbang akan keegoisan. Keegoisan kemudian disusul dengan rasa bersalah dan penyesalan. Saat mereka bertindak egois, emosi anda akan susah anda control dengan diri anda. Karena perasaan anda sedang terdiam, emosi diwajah andalah yang mengendalikan semuanya. Dan disaat semuanya sudah semakin memburuk, anda akan datang dimasa dimana anda tersadar akan keegoisan anda tersebut. Tak sedikit dari mereka yang mengalami penyesalan diakhir, dan tak sedikit juga dari mereka yang menyesalinya dan kembali pada jalan yang baik.
4.     Sabar
Sabar adalah sifat yang mulia yang tidak datang dengan sendirinya tanpa kesadaran anda untuk mengkontrol diri anda sendiri. Kebanyakkan rasa sabar ini banyak direndahkan dan dipermainkan oleh orang. Karena kesabaran seseorang, mereka lalu berlaku seenaknya saja dengan orang sabar tersebut, karena kesabaran seseorang, mereka lalu bertindak tidak adil, karena kesabaran seseorang, mereka bertindak tanpa berfikir akan perasaan orang sabar tersebut sebab, mereka akan jarang marah sering toleransi. Namun tahukah kamu kesabaran seseorang itu memang tiada batas dikala orang itu tulus untuk berlaku sabar namun sayangnya tak banyak orang tulus akan bertindak sabar. Perhatikan perasaan dan hati seseorang yang telah bertindak sabar kepadamu. Karena dibalik sabarnya, ada sejuta cara untuknya menahan rasa dan mengendalikan dirinya sendiri untuk bersabar terhadap sika panda yang mungkin tak jarang berlebihan hingga menyakitkan hatinya.
5.     Cinta
Cinta adalah sebuah anugerah yang datang dengan sendirinya tanpa kita memintanya, tanpa harus digunakan suatu rekayasa, tanpa suatu alasan yang pasti mengapa cinta itu dia. Cinta dapat mengubah segalanya. Orang jatuh sakit karena patah hati dengan cintanya, orang bunuh diri karena cintanya, orang menjadi pintar karena cinta, orang menjadi baik Karena cinta, buruk atau baiknya cinta itu tergantung dengan siapa kau bercinta. Mencintai boleh saja, namun jangan berlebihan. Karena sekali kau mencintai dengan berlebih, kau akan merasakan sakit dan kecewa berlebih juga. Tapi bagaimana kita dapat mengendalikan cinta berlebih itu untuk menguranginya? Tidak bisa! Hal itu sangat mustahil. Mustahil jika seseorang itu memang pantas untuk dicintai berlebih. Cara untuk mengubah kemustahilan tersebut adalah, kenali orang itu lebih dalam dan temukan hal yang tidak anda sukai yang memungkinkan anda untuk mengurangi rasa anda terhadapnya. Mungkin sesuatu hal kecil yang menandakan ketidak cocokkan anda bersamanya atau hal kecil seperti sifat buruknya yang kasar dan gemar menyakiti hati anda ataupun sifatnya yang tak dapat anda terima lainnya. Sometimes seseorang akan lupa diri disaat dia cinta. Cinta tak lepas dari suatu sifat tulus. Seseorang yang tulus, dia akan dengan senang hati membahagiakan orang yang berarti dihidupnya. Seseorang yang tulus, dia akan dengan mudah menuruti semua yang anda minta. Seseorang yang tulus, mereka tidak akan dengan mudah membiarkan hubungan anda dengan dia tumbang hanya akan 1 masalah. Seseorang yang tulus, dapat kita lihat dari seberapa besar pengorbanan dia untuk anda. Seseorang yang tulus, sering kali menangis karena ulah anda yang menurutnya “Tolong jangan seperti itu. Itu tidak baik”. Namun ketulusan seseorang ini kemudian menjadi hal yang tidak asing lagi dinamakan “Cinta yang bodoh”. Bila ketulusan anda sudah mencapai titik akhir dari cinta anda tersebut hingga anda tidak dapat mendefinisakan lagi seberapa rasa cinta anda terhadapnya, disitu ada istilah “Cinta yang bodoh”. Menurut saya, istilah tersebut sebenernya tidak ada. Dimana ketulusan itu ada, disitulah tulus bukan bodoh. Hanya saja tak sedikit mereka merasa ketulusannya dipermainkan begitu saja sehingga mereka merasa terinjak-injak, tak dihargai, diperlakukan seenaknya, dan bahkan ada yang merasa “Saya ini cinta, tapi jangan bodohi saya akan cintamu. Bagaimana mereka bisa berkata seperti itu? Hmmm… ketulusan palsu. Ketulusan palsu dapat terlihat ketika anda melihat dirinya tidak memiliki sifat setia. Karena seseorang yang tulus, akan melakukannya dengan penuh cinta dan setia akan mencintai orang tersebut dan mereka tak lain telah memberikan 90% bahkan lebih kehidupannya hanya untuk anda.


Jika anda telah menemukan seseorang yang tulus dengan anda, jangan disia-siakan. Hargailah usaha dan cintanya, karena bila anda sampai terlambat dan orang tersebut sudah bisa menilai ketulusannya menjadi “Cinta yang bodoh”, disitu akan adan penyesalan yang mendalam dan berbekas mungkin akan sulit untuk anda melupakannya. Sebab, orang seperti itu  tidak akan pernah anda temukan lagi dihidup anda, mungkin mirip tetapi tak akan sama sepertinya. – vsip 10.23am 14 june 2016 -

No comments:

Post a Comment